BUKAN hanya pintar mengajar, Linda Mei Saraswati ternyata juga memiliki bakat menjadi pendamping pelatih paduan suara dan drumband. Bahkan untuk drumband, perempuan kelahiran Jember, 1 Mei 1977 ini juga yang mendesain kostum bagi grup drumband SDN Jember Lor 1, dalam kegiatan JFC dan Mata Najwa on Stage kemarin,
Perempuan alumnus S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Jember ini mengatakan menjadi pengajar untuk bidang paduan suara memang gampang-gampang sulit. "Beda dengan bernyanyi sendiri," ucap Linda yang mengaku sudah senang menyanyi sejak kecil.
Pasalnya, anak-anak jika diajari menyanyi kadang tidak fokus. "Meraka kan masih senang bermain dan bercanda," ucapnya. Namun dengan kesabaran baru bisa membuat anak-anak bisa bernyanyi dengan baik.
Selain itu, tantangan suara anak yang kadang sulit untuk menyesuaikan dengan lagu juga sulit. Bahkan dirinya membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan untuk bisa mebuat anak menyanyi dengan baik dalam paduan suara. "Biasanya yang susah untuk anak-anak adalah menyanyikan lagu daerah," ucap ibu anak satu ini.
Tak hanya jadi pendamping anak-anak drumband, guru kelas 4 ini juga harus membuatkan kostum khusus menyesuaikan JFC. "Kami harus bekerja tepat waktu. Tiga minggu bisa menyelesaikan 32 kostum anak dengan tema Garuda," ucap alumni SMAN 4 Jember.
Untungnya dirinya dibantu dengan tim, sehingga sesuai dengan tenggat waktu mepetakhirnya bisa menyelesaikan tugas itu dengan baik. "Karena masih harus disibukan dengan tugas mengajar setiap harinya. Jadi harus pintar-pintar membagi waktu," ucapnya. (ram/c1/hdi)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 8 September
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 8 September

Tidak ada komentar:
Posting Komentar