Selasa, 28 Februari 2017
Hadapi dengan Senyuman
DALAM menghadapi para tamu yang datang di hotel, Dhita Dewayanti Praharti memiliki satu trik yang cukup sederhana namun terbukti sangat ampuh, yaitu selalu tersenyum. Prinsip ini selalu dia jalankan selama bertugas di tempat kerjanya.
Senin, 27 Februari 2017
Enjoy dengan Proffesi
MENJADI abdi negara sebenarnya bukan cita-cita Ferdiana Dewi Rahmawati sejak kecil. Sebab, perempuan 26 tahun yang sehari-hari menjadi salah seorang staf di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jember ini awalnya ingin menjadi dokter.
Aktif Organisasi
BELAJAR mencari pengalaman di organisasi sudah dilakukan oleh Rizky Ulfaidah ketika masih belajar di pesantren. Tak heran, ketika menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Jember, dia langsung tertarik untuk aktif organisasi.
Sabtu, 25 Februari 2017
Obsesi Obsesi desainer Grafis
AMANDA Azzahra, pelajar, 16 tahun sudah lama hobi menggambar. Saat sekoalh Dasar. Azzahra-panggialan akrabnya -semapt menjadi juara tiga lomba mengammbara doodle se kota Surabaya.
Jaga Kepercayaan
USIA muda jadi tantangan dan semangat berbisnis bagi Pauline Poriska. Dia berani tampil menjadi seorang kontraktor, meski tergolong sebagai pendatang baru.
Gadis kelahiran 6 Agustus 1988 itu sudah beberapa tahun belakangan ini, terjun menjadi kontraktor jasa konstruksi. Sebelumnya, dia dikenal jagonya pengadaan banrang dan jasa. Bahkan proyek di salah satu dinas Pemkab Jember menjadi langganannya.
Aktif di Senam
MENS sana in corpore sano (dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat). Mungkin itulah yang tertanam di benak Vivin bipuwanti. Ibu dua anak ini begitu gemar akan senam, sebagaimana kegemarannya mengajak anak- anak kecil.
Jumat, 24 Februari 2017
Passion Ngajar Bahasa Inggris
ILMU yang tidak diterapkan, hasilnya hanya akan menjadi sia-sia. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Nila Andrianti semenjak kuliah hingga saat ini. Dengan prinsip tersebut, dirinya kini mengajar bahasa Inggris di salah satu lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris di Jember.
Petualangan di Luar Hutan
BERPETUALANG sudah menjadi kegemarannya semenjak kecil. Bahkan, sejak SD, saat kegiatan pramuka menjadi aktivitas yang menjemukan bagi sebagian rekannya, justru kegian ini menjadi hal menantang bagi Bayu Wijayantini.
Kamis, 23 Februari 2017
Sekretaris harus Berintegritas
MENJADI seorang sekretaris tidak cukup modal cakep. Selain menguasai wawasan, mereka juga butuh sebuah integritas. Seperti GM Hotel Aston Jember, Klara Pamela Septiyani.
Gadis asli Jember ini hingga rela pindah sementara ke Jakarta, hanya ingin fokus mempelajari ilmu kesekretariatan.
Utamakan Keluarga
KEBAHAGIAAN keluarga menjadi hal yang utama bagi Yanti Rudiara Kosasih. Sehingga, di tengah kesibukannya sebagai Ketua Dharma Wanita Kantor Imigrasi kelas II A Jember, dia tidak pernah lupa untuk membagi waktu bagi suami dan ketiga anaknya.
Rabu, 22 Februari 2017
Antara Nyanyi dan Broadcasting
AWAL perkenalan Aprilia Purbasari terhadap dunia broadcasting penyiar dimulai sejak duduk di bangku SMAN 3 Jember. Saat itu, peremnpuan kelahiran 20 April 1986 ini diterima dalam program DJ Junior, sebuah ajang pencarian bakat penyiar di stasiun radio swasta Jember. Padahal, Aprilia saat itu mengaku hanya iseng-iseng saja.
Semangat di Lapas
TAK ada yang menyeramkan di dalam lembaga permasyarakatan (lapas). Sering berkunjung ke lapas, semakin banyak memiliki bahan introspeksi diri. Bahkan Gustri Pandu Marcahyana, menilai lapas sebagai rumah keduanya.
Selasa, 21 Februari 2017
Perempuan Bisa Memimpin
MENJADI anak bangsa tentu meiliki kewajiban cinta tanah air. Terlebih dilahirkan tepat di hari proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti Ketua STIE Mandala Jember, Agustin Hari Prasetyowati.
Kemampuannya di dunia akademik perguruan tinggi, mengantarkannya menjadi pimpinan di kampusnya. Tak tanggung, Agustin sudah empat periode dipercaya memimpin STIE Mandala Jember.
Mayoret Utama
TAK pernah terbayang dalam benak Isabel Elgina bahwa dirinya akan didapuk sebagai salah satu 'pemimpin' dari 85 personel marching band di sekolahnya. Tugas tersebut tentu cukup berat, mengingat sebelumnya ini dirinya belum pernah mempelajari dasar-dasar menjadi seorang mayoret.
Apalagi, tak ada satu pun anggota keluarganya yang mendalami dunia marching band. Praktis Isabel lebh banyak mempelajari dasar pengetahuan serta teknik marching band di sekolahnya. "Yang banyak ngajarin ya senior, pembina, dan pelatih di sekolah," ujar siswi kelas IX SMPN 1 Jember tersebut.
Senin, 20 Februari 2017
Olahraga dan Akademik Oke
Terapkan Disiplin
DISIPLIN sangat mudah diinginkan.Namun mewujudkannnya sangat sulit.Terlebih butuh kerja keras.Beruntung Meivana Atika,terbiasa disiplin setelah meneku ni hobinya bermain marching band.Berkat kedisiplinannya,membuat dia berprestasi.
Sabtu, 18 Februari 2017
Binis Kesehatan
BISNIS kesehatan memiliki prospek yang baik.Apalagi sudah mulai menguntungkan bagi Mega Irawati. Padahal,perempuan berambut pendek itu mengawali bisnis obat-obatan herbal secara tidak sengaja.
"Awalnya coba-coba untuk diet pakai obat herbal.Ternyata berhasil,"katanya,kemarin.Menurut dia,keberhasilan menurunkan berat badan itu mendapat apresiasi dari temannya.Bahkan,banyak yang bertanya-tanya,kenapa bisa berhasil.
Aktif di Organisasi

BERANGKAT dari rasa malu, Risa Indiaresty memutuskan untuk aktif dalam organisasi di kampus. Tujuannya, agar rasa malu yang dimilikinya bisa hilang dan bisa berkomunikasi dengan baik. Ternyata, organisasi cukup ampuh mengatasinya.
"Setelah aktif, rasa malu itu mulai hilang," katanya pada Jawa Pos Radar Jember. Biginya, organisasi memberikan pengalaman yang berharga. Karena sering berkomunikasi dengan berbagai orang, maka sifat pemula Risa sedikit demi sedikit mulai berklurang.
Jumat, 17 Februari 2017
Pasang Target Maksimal
MESKIPUN baru saja mengenal cabang olahraga panahan, namun tekad Bernadeta Verrel Vania layak diapresiasi. Gadis ini akan turun sebagai salah satu atlet yang mewakili Jember dalam ajang pekan olahraga pelajar daerah (popda) bulan November mendatang. Tak tanggung-tanggung, dirinya memasang target yang cukup tinggi yaitu gelar juara.
Kamis, 16 Februari 2017
Banting Setir ke Gambus
HOBI bisa sama. Sama-sama hobi tarik suara. Namun, dalam perjalanan bisa saja berubahan aliran lagi. Ini pula yang dialami oleh Siti Alfiah.
Kuliah S2 di Taiwan
NUR Izzatul Maulida mendapat kesempatan melanjutkan studi di Taiwan melalui beasiswa. Jurusan yang dipilih sesuai dengan kemampuan yang ditekuninya sejak di Kampus Universitas Brawijaya, yakni pertanian.
"Awalnya ingin di biologi, tapi diterima di pertanian," katanya pada Jawa Pos Radar Jember. Namun, perempuan kelahiran 22 Juli 1994 tersebuttidak kecewa, jurusan mendapatkan hikma yang lebih baik. Yakni lenih bermanfaat ketika memahami ilmu pertanian.
Rabu, 15 Februari 2017
Aktif di Vertex
MEMILIKI kegiatan sosial di bidang kesehatan sudah dilakukan Fairuztya ketik msih jadi mahasiswi. Ketertarikannya ikut berpartisipasi dalam aksi sosial karena memang kesukaan sejak masih menjadi pelajar. Sehingga, terus dikembangkan untuk membantu orang lain.
Suka Kerja Keras
MESKIPUN banyak berkecimpung dengan pekerjaan yang lekat dengan 'dunia keras' angkutan, namun tidak membuat semangat Triastiya Fatmarini mengendur. Bahkan dirinya senang melayani masyarakat dengan hati dan tentunya yang sesuai dengan aturan yang ada.
Selasa, 14 Februari 2017
Kampanye Jantung Sehat
Kosmetik Kimia Berbahaya
Senin, 13 Februari 2017
Ajang Cari Pengalaman
DALAM keterlibatannya dalam berbagai aktivita organisasi. Maskana Putri Slwa bisa merasakan berbagai manfaat selama dirinya bergabung dalam OSIS dan ekstrakulikuler.
Tidak tanggung-tanggung, lebih dari empat organisasi yang dia tekuni. Namun hal tersebut tak lantas membuat sekolahnya keteteran.
Dicitia-citakan Sejak Kecil
Sabtu, 11 Februari 2017
Aktif Nyanyi dan Ngelawak
JADI karyawan BPTN Jember tidak membuat Dita Ayuningtyas lupa dengan hobinya. Sampai kini dia aktif untuk ngelawak, nyanyi freelance bahkan sampai nge-MC.
Cantik Itu Sehat
SEMUA wanita memiliki potensi cantik. Namun mempercantik diri, ternyata tidak semua biasa melakukannya. Begitu pengalaman yang dirasakan Ardiana, seorang konsultan kesehatan dan kecantikan.
Perempuan asli Jember ini memiliki aktivitas keluar masuk perkampungan. Setiap turun ke lapangan, dia selalu mengenalkan cara mempercantik paras wajah namun tetap sehat.
Jumat, 10 Februari 2017
Pasang Target Maksimal
MESKIPUN baru saja mengenal cabang olahraga panahan, namun tekad Bernadeta Verrel Vania layak diapresiasi. Gadis ini akan turut sebagai salah satu atlet yang mewakili Jember dalam ajang pekan olahraga pelajar daerah (popda) bulan November mendatang. Tak tanggung-tanggung, dirinya memasang target yang cukup tinggi yaitu gelar juara.
Kamis, 09 Februari 2017
Ikhlas Itu Ibadah
BEKERJA sama dengan beribadah. Namun, hanya pekerjaan halal yang berhak disebut ibadah. Begitu yang dipercayai Gayatri Ayu Pramita, seorang staf administrasi di Bandara Notohadinegoro Jember.
Belajar Kepemimpinan
CARI pengalaman, menambah teman serta memperluas wawasan dilakukan oleh Qiqi Fadilah di organisasi ekstra kampus. Yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di kampus IAIN Jember. Pilihannya aktif di organisasi tersebut untuk berproses mengembangkan diri.
Rabu, 08 Februari 2017
Mengajar Gratis
LAHIR di Tengah-tengah orang tua yang berprofesi sebagai guru, Anik Dwi Mulyani menjadi sangat mencintai dunia pendidikan. Dia begitu terinspirasi oleh kedua orang tuanya. Tidak heran, Sejak SD Anik sudah memutuskan bercita-cita menjadi guru.
Tertarik Ilmu Hukum
IVANA Marelda memiliki keterlibatan yang tinggi terhadap ilmu hukum. Baginya, persoalan hukum seperti tak pernah selesai dan selalu menyisahkan teka-teki yang perlu diselasaikan. Untuk itulah, Marel menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember.
Selasa, 07 Februari 2017
Cinta Dunia Sastra
DUNIA pendidikan dan satra adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari Ely Rahma Wati. Dirinya menganggap keduanya adalah hal yang menakjubkan dan menjadi cita-citanya sejak masih kecil.
Mandiri dan Disiplin
MENJADI perempuan harus mampu bersikap tangguh. Sebab hanya perempuan tangguh yang memilih nilai lebih di mata para pria. Begitu yang dirasakan Larasati, seorang mahasiswi yang tak mau terlihat manja.
Gadis kelahiran Kecamatan Tanggul, itu sejak kecil sudah terbiasa dengan sikap disiplin. Bahkan saat duduk di bangku SMA, dia sempat tinggal di salah satu Popes yang ada di Talangsari, Jember. "Saat di pondok semakin membuat saya mandiri dan disiplin," ujarnya.
Senin, 06 Februari 2017
Rahasia Awet Muda
USIANYA sudah kepala empat, namun Diyah Probowulan masih tampak segar. Bahkan, ibu tiga anak ini sering dipanggil 'Nduk' olek kolegannya. Rahasia awet muda inilah yang membuat Diyah terus semangat meniti karier sebagai akademisi.
Belajar Penyajian Kopi
SEBAGAI seorang crew leader di salah satuy gerai kopi ternama di Jember, Bety Dian Agustin harus mengetahui benar apa saja jenis-jenis kopi serta proses penyajian kopi dengan kualitas bagus kepada pelanggan.
Meskipun terbilang asing, namun rupanya ini bukanlah hal yang sulit baginya.
Gadis kelahiran 2 Agustus 1988 ini sudah bergabung menjadi barista semanjak tahun 2015. Dari pengalamannya sekama training, banyk sekali ilmu yang dia peroleh terutama mengenai jenis-jenis kopi.
Sabtu, 04 Februari 2017
Dalami Penari Bedaya
TARI tradisional sudah menjadi dunia Danissalsa Tiata Balqis Kurnia sejak masih TK. Sejak aktif belajar tari tradisional, bakatnya sudah terlihat.
Selama ini dia sudah terlibat dalam berbagai festival tari tradisional, mulai di Jember hingga luar daerah.
Bahkan, baruy-baru ini gadis yang akrab disapa Salsa ini masuk dalam 10 besar penari terbaik di ajang festival tari8 tradisional yang digelar di Ponorogo.
Belajar Sistem Koperasi
NUR Indah Rahmasari meiliki kebiasaan ikut berbagi kegiatan. Mulai dari kegiatan sekolah atau kegiatanb sosial lainnya. Tak heran, ketika melanjutkan studi di Politeknik Negeri Jember (Polije), dirinya aktif di koperasi mahasiswa.
Perempuan kelahiran 24 November 1995 tersebut mengaku sudah aktif dalam setiap acara sejak masih menjadi pelajar di SMPN 2 Surabaya. Keterlibatannya dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) membuat dirinya tidak nyaman kalau hanya berdiam diri.
Perempuan kelahiran 24 November 1995 tersebut mengaku sudah aktif dalam setiap acara sejak masih menjadi pelajar di SMPN 2 Surabaya. Keterlibatannya dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) membuat dirinya tidak nyaman kalau hanya berdiam diri.
Jumat, 03 Februari 2017
Belajar Aneka Bahasa
MEMPELAJARI bahasa lain selain bahasa ibu bagi sebagian besar orang adalah hal yang sulit. Namun, tidak bagi berlaku Nina Sutrisno.
Bahkan, peerempuan kelahiran Jember 12 Juli 1980 getol-getolnya mempelajari banyak bahasa asing untuk memperkaya khasanah bahasanya.
Politik Media Perjuangan
BERPARTAI, tidak semua untuk mencari pekerjaan. Sebab partai politik menurut Ony Kumala, tak lain media perjuangan untuk membangun bangsa. Karena hakikatnya sebuah partai politik, lahir untuk berpartisipasi mensejahteraan seluruh warga negara.
Gadis berusia 21 tahun itu sudah tiga tahun ikut menjadi fungsionaris partai di desanya Gambirono, Bangsalsari. Dia ikut berpartai setelah lulus SMK. "Saya diajak ayah," akunya.
Kamis, 02 Februari 2017
Buka Home Care di Rumah
LATAR belakangnya keluarga menginspirasi Rest Diah Wulansari untuk menjadi seorang perawat. Hal tersebut bermula dari pengalamannya saat kecil kerap mengalami kesulitan ketika hendak berobat.
Dari situlah, Resti ingin bisa membantu orang-orang yang tidak mampu. Ia tidak ingin mereka bernasib seperti keluarganya dulu. Ia ingin mengubah paradigma bahwa hanya orang kaya atau berkecukupan saja yang bisa berobat ke rumah sakit.
Anggota Basarnas
MENJADI tim Basarnas perempuan satu-satunya, bukan menjadi penghalang bagi Dini Nurfitriya. Meski harus melawan alam, dia hadapi dengan penuh kasih sayang. Sebab pekerjaan yang dia lakukan, sudah menjadi kegemarannya sejak SMA.
Perempuan kelahiran 19 Juli 1984 itu mengaku sudah sejak tahun 2007 lalu menjadi anggota Basarnas. Meski jurusan kuliahnya tidak nyambung dengan profesinya saat ini. namun dunia search and rescue sudah dikenalnya sejak sekolah remaja. "SMA saya sudah jadi anggota peninta alam," akunya.
Rabu, 01 Februari 2017
Mandiri dan Peka Sosial

MUDA dan masih berstatus sebagai mahsiswa tidak membuat Sheyla Rosita Manopo berpangku tangan. Sudah sejak semester tiga, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Jember ini merintis bisnis kosmetik. Ia menyediakan beragam perlengkapan wanita tersebut mulai dari ujung kaki hingga kepala.
Upaya yang dirintis secara mandiri oleh perempuan kelahiran Jember 25 Juli 1994 ini terbilang sukses. Bagaimana tidak, dari bisnis kosmetiknya tersebut Sheyla bisa membiayai hidupnya sendiri tanpa mengandalkan orang tua lagi. Hingga saat ini, pelanggan produk kosmetiknya bahkan telah mencapai Teluk Kimi, Nabire, Papua.
Selasa, 31 Januari 2017
Bangga Jadi Polwan
ELSA Cahya Anggraini tak menyangka, jika dia akhirnya jadi polisi. Seperti kebanyakan teman sebayanya, gadis 20 tahun ini awalnya lebih ingin memilih melanjutkan kuliah selepas lulus SMA.
Namun nasib berhendak lain. Gadis yang akrab disapa Elsa ini yang awalnya coba-coba ikut tes masuk polwan, ternyata lulus dalam ujian seleksi bintara polisi. "Ya senang saja. Karena tiba-tiba jadi polisi wanita," katanya.
Studi di Liposos
MENGENAL banyak orang memang menyenangkan. Bertambah bangga, jika bisa dekat dengan para gelandangan yang butuh kasih sayang. Sehingga tak heran, Nabila Wihda Ardhilla, memilih menyelesaikan kuliahnya di Liposos, Dinsos Jember.
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember itu baru saja mendapat kesempatan mempelajari pola rehabilitasi para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Senin, 30 Januari 2017
Suka Main Futsal
SIAPA bilang sepak bola hanya menjadi olahraga khusus laki-laki? Felomenaria Saores Pardede termasuk salah satu gadis yang sangat menggemari sepak bola, khususnya futsal. Baginya, futsal sudah mengisi setiap ruas sendi tubuhnya.
Gadis kelahiran 8 Maret 1997 ini sudah mengenal sepak bola semenjak masih balita. Meskipun bukan berasal dari keluarga yang hobi bola, dirinya sudah sering bermain bola bersama teman-temannya. "Waktu kecil sering main bola sore-sore sama teman dan tetangga," kenangnya.
Antara Drumband dan Paduan Suara
BUKAN hanya pintar mengajar, Linda Mei Saraswati ternyata juga memiliki bakat menjadi pendamping pelatih paduan suara dan drumband. Bahkan untuk drumband, perempuan kelahiran Jember, 1 Mei 1977 ini juga yang mendesain kostum bagi grup drumband SDN Jember Lor 1, dalam kegiatan JFC dan Mata Najwa on Stage kemarin,
Langganan:
Komentar (Atom)















































