Senin, 13 Februari 2017

Ajang Cari Pengalaman


DALAM keterlibatannya dalam berbagai aktivita organisasi. Maskana Putri Slwa bisa merasakan berbagai manfaat selama dirinya bergabung dalam OSIS dan ekstrakulikuler.

Tidak tanggung-tanggung, lebih dari empat organisasi yang dia tekuni. Namun hal tersebut tak lantas membuat sekolahnya keteteran.

Siswi kelas IX SMPN 12 Jember ini mengikuti sedikitnya lima organisasi di sekolahnya. DI antaranya basket, pasukan pengibra bendera (paskibra), karya ilmiah remaja (KIP), dan pramuka. Selain itu, dirinya juga masih menjabat sebagai Ketua OSIS SMPN 12 Jember periode 2015-2016.

Gadis yang akrab disapa Salwa ini sengaja nmelibatkan diri dalam seluruh organisasi tersebut. Menurutnya, ini menjadi salah satu ajang mencari pengalaman selama sekolah. "Memang penginnya aktif dan bisa dapat pengalaman sejak dini, agar bisa lebih mudah ketika masuk SMA nanti," ujar Salwa.

Namun tidak berarti prestasinya di sekolah lantas mengendur. Bungsu dari dua bersaudara ini sudah berjanji kepada orang tuanya untuk tetap bisa menyeimbangkan prestasi akademik dan non  akademiknya. "Alhamdulillah orang tua memahami, mereka hanya minta supaya saya pandai-pandai mengatur waktu," lanjutnya.

Tantangan mengatur waktu inilah yang kerap dia hadapi. Sebab dengan banyak organisasi, berarti banyak jadwal kegiatan yang terkadang bertabrakan. Setelah satunya tampak ketika Salwa harus mengikitu dua kejuaraan dalam waktu yang bersamaan. "Waktu turnamen Honda Jember  Basketball Laegue lalu, kebetulan bersamaan dengan lomba Paskibra. Dengan terpaksa saya izin satu hari perdandingan untuk ikut lomba baris berbaris," kenangnya.

Dalam sehari gadis berhijab ini bisa menghabiskan banyak waktunya di sekolah. Selain tugasnya sebagai Ketua OSIS, Salwa juga dihadapkan pada jadwal latihan yang berurutan. "Kalau sore biasanya latihan basket, terus lanjut latihan paskibra," tuturnya.

 Walapun demikian dia sama sekali tidak mengeluh. Sebab ada banyak manfaat yang bisa Salwa rasakan selama aktif di berbagai organisasi dan kegiatan. "Mulai dari belajar mengatur waktu, menambah interaksi dengan banyak orang, memahami karakter masing-masing orang, sampai bisa terkenal di sekolah lain," katanya sembari terkekeh.

Untungnya, sebagian besar kawannya bisa memahami kesibukan yang dijalani oleh Salwa.Meski begitu memasuki kelas 3 ini dia mulai mengurangi kepadatan aktivitasnya, karena harus bersiap menghadapi ujian nasional. "Satu per satu mulai mengadakan kaderisasi," pungkasnya. (lin/c1/hdi)

Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 02 Agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar