Rabu, 22 Februari 2017

Antara Nyanyi dan Broadcasting


AWAL perkenalan Aprilia Purbasari terhadap dunia broadcasting penyiar dimulai sejak duduk di bangku SMAN 3 Jember. Saat itu, peremnpuan kelahiran 20 April 1986 ini diterima dalam program DJ Junior, sebuah ajang pencarian bakat penyiar di stasiun radio swasta Jember. Padahal, Aprilia saat itu mengaku hanya iseng-iseng saja.

Dari sinilah, kemudian kecintaannya kepada dunia penyiaran radio pun tumbuh.

Hal ini terus digelutinya hingga puti pasangan Sundari dan Ruyono ini masuk kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.

Aprilia merasa senangdengan dunia penyiaran ini. "Asyik bisa berinteraksi dengan banyak orang," ucap istri dari ahmad Syaiful ini. Namun siapa menyangka, jika ini menjadi faktor yang mengantarkan kesuksesannya menjadi pegawai di Divisi Siaran Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radia Republik Indonesia Jember.

Dimana, pengalamannya, menjadi penyiar radio remaja ini menjadi referensi baginya. "ternyata menjadi salah satu referensi untuk diterima di RRI," ucapnya.

Selain menjadi penyiar, dia juga berbakat dalam menyanyi. Bahkan menyanyi ini sudah digelutinya sejak kecil. Sehingga menjadi nilai plus untuk dirinya. Hingga saat ini, dirinya juga masih aktif terus menjadi penyanyi di sejumlah kegiatan masyarakat.

Di LPP, April mengakui jika dunia penyiarnya sangat berbeda dengan radio swasta yang sempat digelutinya. Di LPP RRI ini, diakui April, segala yang disampaikan kepada masyarakat tidak bisa sembarangan begitu saja. "Apa yang disampaikan harus dengan attitude yang baik," jelasnya.

Semua dilakukan dengan aturan yang ketat dan penuh sopan santun. "Misalnya tidak bisa tertawa seenaknya," ucap perempuan yang ikut dalam program siaran Pro 1 dengan segmen pasar kalangan eksekutif muda dan profesional ini. Selain itu, juga ada pakem-pakem dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Terutama dalam hal memberikan informasi pemerintah kepada mayarakat, begitu juga sebaliknya menyampaikan keluahan masyarakat kepada pemerintah. (ram/hdi)



Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 19 Agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar