Sabtu, 25 Februari 2017

Jaga Kepercayaan


USIA muda jadi tantangan dan semangat berbisnis bagi Pauline Poriska. Dia berani tampil menjadi seorang kontraktor, meski tergolong sebagai pendatang baru.

Gadis kelahiran 6 Agustus 1988 itu sudah beberapa tahun belakangan ini, terjun menjadi kontraktor jasa konstruksi. Sebelumnya, dia dikenal jagonya pengadaan banrang dan jasa. Bahkan proyek di salah satu dinas Pemkab Jember menjadi langganannya.

Sarjana Ekonomi Universitas Jember (Unej) itu, memiliki cara yang sangat ampuh supaya dipercaya instansi untuk menggarap proyek penunjukan langsung. Bukan sekedar pandai berkomunikasi dan lobi. Namun yang paling utama, mampu menampilkan kualitas proyek yang di garapnya.

Proyek berkualitas hasil kerjanya, bukan hanya disampaikan dalam perkataan saja. Melainkan dengan beberapa testimoni klien yang pernah ditangani. "Sekali dipercaya harus bisa dipercaya seterusnya," tuturnya.

Begitu pula dengan proyek yang harus melalui lelang. Sejumlah strategi penawaran barang, dia lakuka dengan spesifikasi unggul dan meyakinkan. "Semua penawaran harus realistis. Selain tidak akan rugi, kualitas produk bisa terukur dan tidak akan membuat klien sakit hati," jelasnya.

Kemampuannya itu tidak langsung membuatnya puas diri. Berkelompok untuk memperkuat jaringan, dia lakukan bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jember. Baginya berbisnis terasa tidak lengkap jika tanpa aktif di komunitas se profesinya.

Sebab selain mempermudah memperoleh informasi peluang pekerjaan, di organisasi tempat pengusaha berkumpul juga bisa untuk sharing berbagai ilmu dan pengalaman. Terlebih pengusaha muda seprtinya.

"Semua pemula butuh bimbingan. Dari pada sering gagal, mending harus antisipasi sebelum gagal," jelasnya. (rul/hdi)



Sumber    :Jawa Pos Radar Jember, 25 Agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar