
MUDA dan masih berstatus sebagai mahsiswa tidak membuat Sheyla Rosita Manopo berpangku tangan. Sudah sejak semester tiga, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Jember ini merintis bisnis kosmetik. Ia menyediakan beragam perlengkapan wanita tersebut mulai dari ujung kaki hingga kepala.
Upaya yang dirintis secara mandiri oleh perempuan kelahiran Jember 25 Juli 1994 ini terbilang sukses. Bagaimana tidak, dari bisnis kosmetiknya tersebut Sheyla bisa membiayai hidupnya sendiri tanpa mengandalkan orang tua lagi. Hingga saat ini, pelanggan produk kosmetiknya bahkan telah mencapai Teluk Kimi, Nabire, Papua.
Di luar semua itu, Sheyla juga terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam komunitas Gerebek Sedekak (GS), secara rutin dua kali dalam seminggu menggelar kegiatan yang mereka namai warung gratis. Bagi Sheyla, keterlibatannya dalam komuntas tersebut merupakan wahana guna mengasah jiwa sosialnya sejak dini.
Bersama anggota GS yang lain, tiap Senin dan Kamis secara bersama-sama memasak makanan, lantas dibagi-bagikan kepada golongan miskin yang membutuhkan. Satu hal yang menarik lagi bagi Sheyla saat berbagi makanan yang sedianya diberikan secara gratis tersebut adalah tak sedikit orang yang lantas mengimbali mereka dengan uang tunai dalam jumlah lebih. Alasannya, ingin sama-sama membantu atau berdonasi untuk masyarakat yang membutuhkan.
Bersama keluarga, Sheyla kerap menghabiskan musim liburan dengan travelling. Ia merasa beruntung memiliki keluarga yang sama-sama gemar travelling. Panorama alam yang paling sering menjadi sasarannya dalam melepaskan penat dari beragam aktivitasnya sehari-hari. (has/mg/har)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 12 September 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar