Selasa, 21 Februari 2017
Perempuan Bisa Memimpin
MENJADI anak bangsa tentu meiliki kewajiban cinta tanah air. Terlebih dilahirkan tepat di hari proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti Ketua STIE Mandala Jember, Agustin Hari Prasetyowati.
Kemampuannya di dunia akademik perguruan tinggi, mengantarkannya menjadi pimpinan di kampusnya. Tak tanggung, Agustin sudah empat periode dipercaya memimpin STIE Mandala Jember.
Tidak mudah memimpin perguruan tinggi swasta hingga 12 tahun lamanya. Apalagi harus ditambah 4 tahun ke depan hingga 2020 mendatang. Namun semua bisa dia tuntaskan, dengan kebersamaan seluruh komponen civitas akademik di kampusnya. "Semua kami libatkan. Sehingga keberhasilan kampus kami, bukan hanya karena saya. Tapi hasil kerja tim," ujarnya.
Bukan hanya itu yang menjadi fokus kepemimpinannya. Sebab orang tua mahasiswa juga menuntut lebih. Bukan hanya persoalan akademik. Melainkan juga kesiapan menjawab tantangan pekerjaan. Sehingga setelah lulus kuliah di STIE Mandala Jember, mereka diharapkan bisa bekerja dan tentu bermanfat di lingkungannya.
Meski sukes menjadi pemimpin di kampusnya, dosen yang juga mahasiswa S-3 Ilmu Managemen di Universitas Jember, itu tetap menjadi ibu rumah tangga yang baik saat di rumahnya. Melayani suami dan anak, menjadi tugas utama saat dia di rumah.
Dia sadar, meski dia sukes memimpin di kampusnya, namun pemimpin rumah tangga tetaplah seorang suami. Segala keputusan suami di rumah, tetap harus dia taati seperti mereka menaati keputusannya di kampus. "Orang yang dewasa harus mampu menepatkan diri dengan baik," terangnya.
Pemimpin perempuan berumur 54 tahun itu, mengajak semua perempuan di Jember berani tampil di ruang publik. Apalagi banyak ruang publik yang potensi untuk ditaklukkan. "Persepsi perempuan selalu di nomor dua, harus kita jawab dengan sebuah prestasi kerja," tutrnya. (rul/c1/hdi)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 17 Agustus 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar