LATAR belakangnya keluarga menginspirasi Rest Diah Wulansari untuk menjadi seorang perawat. Hal tersebut bermula dari pengalamannya saat kecil kerap mengalami kesulitan ketika hendak berobat.
Dari situlah, Resti ingin bisa membantu orang-orang yang tidak mampu. Ia tidak ingin mereka bernasib seperti keluarganya dulu. Ia ingin mengubah paradigma bahwa hanya orang kaya atau berkecukupan saja yang bisa berobat ke rumah sakit.
Lulus dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember pada 2014, Resti lantas bergabung dengan klinik PPGD (Pertolongan Pertyama Gawat Darurat) PMI, di Jubung, Sukorambi, Jember hingga saat ini.
Di sela aktivitas kerjanya tersebut, Resti juga membuka layanan home care (layanan berobat panggilan) di tempat tinggalnya, Balung. Dari kegiatan home care tersebut, Resti kerap berjumpa dengan pasien yang berasal dari latar belakang ekonomi pas-pasan.
Seiring dengan tujuan awalnya memilih profesi perawat, dia kerap memberi layanan pengobatan tanpa mematok tarif. Bahkan sering cuma-cuma jika ketemu golongan ekonomi lemah. "Meski tak dibayar, tapi seperti mendapatkan value atau nilai lain dari kegiatan tersebut, yaitu kepuasan batin," akunya. Lataran layanan tanpa patokan tarif itulah, dia bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (mg/c1/hdi)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 15 September 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar