Jumat, 10 Februari 2017
Pasang Target Maksimal
MESKIPUN baru saja mengenal cabang olahraga panahan, namun tekad Bernadeta Verrel Vania layak diapresiasi. Gadis ini akan turut sebagai salah satu atlet yang mewakili Jember dalam ajang pekan olahraga pelajar daerah (popda) bulan November mendatang. Tak tanggung-tanggung, dirinya memasang target yang cukup tinggi yaitu gelar juara.
Verrel memang baru mendalami dunia panahan sejak Maret lalu, namun sebenarnya dia sudah kenal olahraga ini sejak kecil. Kedua orangtuanya yang mengenalkan jenis olahraga ini melalui televisi. "Waktu kecil saya sering lihat Papa nonton acara olahraga termasuk panahan," akunya.
Tidak heran jika gadis kelahiran 11 November 200 ini tdak asing lagi dengan olahraga yang menggunakan busur dan anak panah tersebut. Ketika ditawari oleh sekolahnya untuk bergabung dengan ekstrakulikuler panahan yang baru dibentuk, Verrel langsung mengiyakan. "Awalnya sekedar mencoba, ternyata nyaman dan enak jadi saya tekuni," lanjutnya.
Dengan aktif dalam panahan, bungsu dari tiga bersaudara ini bisa melatih kesabaran dan fokus agar bisa melepaskan anak panah pada waktu dan sasaran yang tepat. Manfaat inilah yang dia peroleh selama berlatih tiga kali dalam seminggu.
Siswi kelas XI SMAK Santo Paulus Jember ini akan turun dalam perhelatan Popda Jawa Timur di kelas compound SMA putri. Ini merupakan tantangan besar, sebab sebelumnya dirinya sangat jarang mengikuti perlombaan serupa. "Apalagi membawa nama Jember," imbuhnya.
Gadis yang juga aktif sebagai pasukan pengibar bendera (paskibra) sekolah in mengaku awalnya cukup berat menjalani latihan panhan. Butuh kekuatan terutama dari sisi lengan dan bahu. Bahkan ketika pertama kali latihan, Verrel sempat tak menarik cukup kuat untuk menarik busur yang dia genggam.
Kala itu gadis yang tinggal di kawasn Kaliwates ini bertekad untuk bisa menarik busur di sesi latihan berikutnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, latihan intensif kerap dia jalani di rumah. "Latihan fisik seperti push up itu bisa memperkuat lengan dan bahu, jadi bisa lebih kuat menarik busur dan anak panah," terang Varrel.
Meski begitu sesekali muncul ketakutan dari diri Verrel jika tak bisa memperoleh hasil yang maksimal, terlebih lagi dirinya membawa nama sekolah dan Jember dalam perhelatan popda nanti. Namun gadis berambutsebahu ini tetap berusaha optimistis. "Yang penting sering latihan dan sering tampil di hdapan publik, itu juga berguna untuk melatih mental," tegasnya (lin/c1/hdi)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 9 Agustus 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar